Luna Lovegood inside. Noda Megumi outside.

Sabtu, 16 April 2011

Duh Gusti,,,

Duh Tuhanku,
Saya merasa makin bodoh sekarang
saat semakin berusaha memahami ilmuMu
Semakin banyak kesadaran datang
betapa rumit dan sempurnanya ciptaanMu, meski pada makhluk sekecil viruspun

Duhai Penciptaku,
Sementara kami berusaha mensintesis kortison dalam 34 tahap
yang hanya menghasilkan rendemen 0.1%
KAU dengan mudah menyediakannya dalam tubuh kami

Duh Gusti,
Waktu Prof. Soleh bertanya
mengapa reaksi hidrasi itu hanya bisa selektif jika dilakukan oleh si kecil Rhizopus
dan tidak bisa oleh reaksi kimia di lab kami
Saya cuma bisa menjawab
Itu misteri Ilahi

Ya Rabbana,
Betapa sedikit yang kumengerti
hanya tidak sampai setetes dari ilmuMu yang bertebaran di muka bumi
maka manalah pantas si bodoh ini sombong?
Jadi kenapa mereka sombong, ya Rabb,,,
padahal KAU yang Maha Tahu

Dear Allah,
Betapa banyak ciptaanMu,
dari yang tak kasat mata sampai yang melampaui penglihatan
Tapi tidak sedikitpun yang terlewat dari perhatianMu
Justru hamba yang kecil ini yang sering melupakanMu :(

Maka nikmat Tuhanku yang mana lagikah yang pantas aku dustakan?
Ampun, duh Gusti Allah yang Maha Asih

Duh Allah
Yang Maha Luas Rahmatnya
Ijinkan si bodoh ini terus mencari ilmuMu yang tak terbatas itu.

Dan ya Rabb,
Yang Maha Kuasa...
Kalau mengatur seluruh jagat raya saja KAU tidak repot
Bisakah mengatur sedikit jalanku dan jalannya,
agar tidak terlalu berliku
dan tidak terlalu sering berselisih jalan? :)


(jeeehhh,, ujung2nya doa minta jodoh juga, hehehe)

Doa yang Mengancam (macam judul film aja lah hayyy)

Ya Tuhan, jika dia berjodoh dengan orang lain, jadikanlah aku orang lain itu.
--> brubah ky satria baja hitam

Ya Tuhan, jika dia bukan Jodohku, maka terimalah jodohnya di sisiMu sekarang.
--> santet

Ya Tuhan, jika jodoh adalah rahasiaMU maka rahasiakan dia dari orang lain
--> wani bayar piro? *kayak-iklan*


Ya Tuhan, kalo dia bukan jodohku, tolong ilangin satu kata di dunia ini, yaitu: BUKAN!!
--> "Evanesco!" kata Hermione Granger


Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku, maka kutuklah dia menjadi pasanganku seumur hidup.
--> terkutuk banget depet lo dong?

Tuhan, kalo dia bukan jodohku, jangan biarkan jodohnya mau dengan dia.
--> belum tentu juga mau sama lu!

.Ya Tuhan, jika jodoh tak lari kemana, ikatlah dia supaya gak bisa kemana-mana.
--> emang kambing piaraan, pake diiket?

Ya Tuhan, kalo dia bukan jodohku, saya berani tuker tambah sama jodohnya sekarang.
--> jeeehhh,,, tuker tambah? (kagak ada nilai tambahnya)

Ya Tuhan, jika jodohku ada di tanganMu, maka tolong peganglah dia.
--> trus?

Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku di sini, tolong jodohkan kita di KUA terdekat.
--> culik, bawa ke KUA


Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku, tukarkanlah jodohnya dengan aku.
--> barang yg sudah dibeli tidak bisa ditukar

Ya Tuhan, mungkin aku bukan yang terbaik, tapi jadikan aku yang trakhir buat dia.
--> yaaahhh,,, ini doa agak bener lah yaa. Bisa di-amin-i.


Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku tolong biarkan dia jadi teman hidupku. Itu sudah cukup.
--> temenan aja terus seumur idup (temen kan nggak tinggal serumah)


Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku, setidaknya jangan jadikan dia jodoh orang lain.
--> sumpah, kagak mau rugi banget


Ya, Tuhan, Jika dia bukan jodohku.. tolong jadikan orangtuanya, ayah dan ibu mertuaku.
--> tidak ada akar, rotanpun jadi lah yaaa. Sama adeknya juga boleh lah (brondong cyiiiinn)


Ya Tuhan, bila kami tak bisa bertemu sekarang, pertemukan kami di pelaminan.
--> Amiiiin

Ya Tuhan, kalo jodoh memang di tanganMu, boleh saya daftarkan dia untuk masuk tanganMu?
--> kalo mau daftar, antri ya

Ya tuhan, jika dia tak mampu menyukaiku, biarkanlah ia mencintaiku.
-->yuk, mareee

Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku sekarang, tolong jadikan dia jodohku besok.
--> tetep ngarep

Ya tuhan, kalo memang dia tak cocok jadi pacarku, biarkanlah dia jadi istriku.
--> jadi pacar aja nggak pantes, apalagi ...

Ya Tuhan, Jika dia bukan jodohku, aku suruh mamaku jodohkan saja.
--> masih jaman siti nurbaya & datuk meringis?


Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku, tolong cek lagi, mungkin salah baca.
--> pake kacamata dulu?

Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku, aku pinjem dia aja deh.. 70 tahun aja.
--> biaya sewa per hari = $ US

Aku doa sama Tuhan, kalo kamu bukan jodohku... Aku jodohmu aja.
--> teori logika pas tes psikologi



@anjinggombal
(plus komen nggak penting dari pemilik blog ini)

Rayuan Pulau Kelapa ala Anak Farmasi

Kamu punya aspirin ga? Saya cenat-cenut kalo nggak ketemu kamu.

Kamu punya salbutamol ga? Melihat wajah kamu, tapi nggak bisa memiliki ,,, bikin aku sesak nafas

Pinjem buret dong. Aku mau mentritasi hatimu dengan sayangku

Ligan apa yang harus ku-coupling dengan liposom cintaku, agar tertarget ke hatimu?

Kamu punya HPMC ga? Saya mau menyalut perasaan ini, spy "controlled release" di hatimu

Punya kolom kromatografi? Saya perlu memfraksinasi rasa cinta dan cemburu ini nih.

Mungkin aku butuh bisoprolol ,,, setiap ketemu kamu, aku langsung aritmia (denyut jantung tak berarturan).

Kamu pake reagen apa sih? Trinitro Toluen ya? Kok perasaan saya sll meledak-ledak setiap ketemu kamu?

Punya morfin ga? Rasa sakit waktu kamu pergi, lebih sakit daripada kemo saat kanker.

Ada kalpanax? Wajah kamu menjamur di otakku.

Beli pirantel pamoate dong. Setiap ketemu kamu, rasanya banyak cacing menggeliat di perutku.

Kamu susah ditebak. Bahkan analisa analit sebanyak 10 ng dengan LC-MS-MS aja masih lebih mudah drpd menganalisa hatimu.

Aku butuh fenitoin. Saking senangnya ketemu kamu, sampe ayan nih :P

Rekayasa genetika mungkin masih lebih mudah daripada merekayasa perasaanku ,,, berpura-pura nggak peduli padamu.

Kalau kamu sudah dengan yang lain, boleh nggak aku mengkloning kamu, spy aku jg bisa memilikimu?


(jenis note yg sungguh tidak penting)

Kamu, Dia dan Sang Mantan

Itu bajai atau mantan kamu si?
Suka bgt menyalip aku dari pikiranmu.


Itu setrikaan atau kenangan masa lalu kamu sih?
Kok mondar-mandir mulu di pikiran kamu?
*bikin-gerah-aja


Itu layangan atau mantan kamu sih?
Kok udah putus, masih kamu kejar-kejar terus?


Itu lalat atau mantan kamu sih?
Berterbangan di pikiranmu, dan mengalihkan perhatianmu dariku


Itu SM*SH atau mantan kamu sih?
Kok gayanya maho banget?
*balada-terpesona-gay


Itu lem tikus atau mantan kamu sih?
Kok nempel banget di ingatan kamu?


Itu silet atau mantan kamu sih?
Keberadaannya menyayat-nyayat hatiku
*Feni-Rose


Itu panci jatoh atau mantan kamu sih?
Suaranya cempreng banget!


Itu bunyi alarm atau mantan kamu sih?
Ganggu banget!


Itu lemak atau memori kamu tentang dia sih?
Kok susah banget ngilanginnya?
*galau-lagi-nyuci-piring


Itu keripik atau mantan kamu sih?
Garing banget.


Itu jangkring atau mantan kamu sih?
Krik-krik-krik
*apa-coba-maksudnya?


Itu tukang sol sepatu atau mantan kamu sih?
Emang dia bisa menambal hatimu yang udah robek?


Itu sandal jepit atau bayangan masa lalu kamu sih?
Kok ikutin kemanapun kamu pergi?


Itu sundel bolong atau mantan kamu sih?
Menghantui kamu dan aku


*balada-masa-lalu-masa-kini-dan-masa-depan. ahaaayyy

Kamu, Dia dan Sang Mantan (versi anak Farmasi UI)

Itu jadwal kereta Jkt-Bogor atau kamu sih?
Labil tiap ingat mantan

Itu rute bis kuning atau hati kamu?
Bercabang dua,
Lurus kepadaku
dan belok kanan ke arahnya

Itu balairung atau ruang di hatimu yang tersisa untuknya?
Kok luas banget? Mana bagianku?

Itu danau UI atau wajah kamu sih?
Kok butek banget tiap ingat mantan?

Itu pohon-pohon di UI atau ego kamu?
Tinggi banget

Itu hutan UI atau pikiran kamu?
Penuh semak belukar yang sulit ditembus

Itu larutan atau mantan kamu?
Minta dikocok!
*apa-coba?

Itu emulsi atau ingatan tentang mantan kamu?
Kok susah banget memecahnya?

Itu tablet atau kepala kamu?
Kok keras banget?
*keras-kepala

Itu tablet salut enterik atau hati kamu buat aku?
Kok susah banget ditembus? bahkan oleh asam sekalipun?

Itu HPLC atau harga diri kamu?
Mahal banget!
*jual-mahal

Itu computer di rental MIPA atau kamu sih?
Penuh virus yang menginfeksiku
*hadeeeuh

Itu nitrimetri atau cara mendekati kamu?
Susah & lama banget end-point nya

Itu fenolftalein yang diteteskan ke NaOH atau pipi aku ya?
Merah jambu tiap ketemu kamu
*blushing

Senin, 24 Januari 2011

Kamu, Surfaktanku


Hey kamu,
Iya kamu!
Kamu yang pakai baju berwarna mentari itu!

Kamu itu seperti surfaktan
Yang menurunkan "tegangan permukaan"ku
Setiap kali aku merasa beban hidup beraglomerasi di sekitarku
Kamu menurunkan zeta potensialnya dengan tawamu
Kamu mengajariku untuk menyelubungi setiap masalah dengan misel keikhlasan
Sehingga mereka tidak akan membentuk deflokulasi kekesalan di hatiku.
Leluconmu seperti mengagitasi semua flokulasi itu,
kembali membentuk partikel-partikel yang terdispersi ringan di hidupku.

Kamu itu seperti anak timbangan
Yang selalu berusaha mengimbangiku
Meski aku tahu sebenarnya berat untukmu
Dan kalau aku mulai mengeluh soal kehidupan
Kamu akan bilang "Hei, aku bisa melakukan hal itu, jadi kamu jg pasti bisa! Kan kita equal"

Satu senyummu menghasilkan seribu efek pada tubuhku
Seperti Epinefrin yang membuat aku terserang tachicardi & aritmia
Juga seperti Diazepam yang menenangkan
Seperti Diklofenak yang menghilangkan nyeri di seluruh persendianku yang lelah
Seperti Belladona yang meredakan keram dan ketegangan
Seperti Ibuprofen yang menurunkan panas tubuhku
Dan Propranolol yang menurunkan tekanan darahku saat marah

Ingat waktu kita pertama bertemu?
Seperti ada loncatan elektron-elektron bebas dari matamu yang tersenyum itu
Membuat elektron-elektron bebas di hatiku ikut beresonansi
Dan membentuk pasangan-elektron-bersama
Padahal waktu itu tidak ada gelombang suara yang merambat di antara kita.

Seperti asam yang bertemu basa dan membentuk garam
Seperti asam dan alkohol yang bereaksi ester
Reaksi kimia itu ... aku merasakannya

Mungkin benar kata orang
Cinta itu seperti suspending agent
Menyatukan kita, dua orang yang berbeda
Aku yang seperti Crosscarmellose (disintegran), kamu yang seperti HPMC (binder)
Aku yang seperti Effervescent Tablet, kamu yang seperti Controlled Release Tablet
Emosiku yang eksplosif seperti Trinitrotoluen,
sementara emosimu yang mengikuti mekanisme difusi Fickian Korsmeyer-Peppas

Mungkin juga seperti emulgator
Yang membuat minyak dan air menjadi emulsi
Menyatukan warna mentarimu dan warna langitku menjadi langit biru yang cerah

Kalau nanti kiita bisa melalui uji quality control
Yang membuktikan bahwa kita kuat menghadapi "hardness tester" cobaan
Tidak rapuh meski diombang-ambing friabilator pertengkaran
Bukti bahwa hubungan kita sudah tervalidasi prospektif
Orangtua kita mungkin bisa percaya untuk me"release" kita ke gerbang pernikahan
tanpa deviation report atau out-of-specification apapun

Dan semoga kelak Tuhan yang Maha Cinta
Mengijinkan kita bersama selamanya
Melalui stability-stressing pada semua kondisi suhu-emosi dan kelembaban-perasaan
Sampai batas expiry date yang telah ditetapkanNya
Merahmati kita dengan co-surfaktan kasih-sayang sehingga emulsi kita tidak berkoalesen dan pecah "creaming"
Menjaga kita dengan preservative sehingga tidak ada mikroba-ketidakpercayaan-patogen yang justru meracuni kehidupan kita
Sementara kita sendiri menjaganya dengan annual-muhasabah-review
 Dan saling meng-enkapsulasi kekurangan kita

Hey kamu,
Iya kamu!
Kamu yang pakai baju berwarna mentari itu!
Kalau kamu mau jadi sirupus simplex yang memaniskan hidupku
Aku mau jadi corigen-odoris oleum citri yang mengharumkan duniamu dengan wangi jeruk kesukaanmu

Senin, 27 September 2010

Being a good listener

Setelah melalui perjalanan panjang pencarian jati diri (lebayyyyy) akhirnya gw menemukan salah satu bakat terpandam gw : MENDENGARKAN.
Belakangan gw baru sadar bahwa gw mempu menyerap lebih banyak informasi & mengingat hal-hal dengan cara mendengarkan.

Menjelang ujian, yang paling penting bagi gw bukanlah menghapal sampai tengah malam, tapi nangkring pagi2 di kampus dan menunggu teman-teman yang lain datang. Teman2 biasa menghapalkan bahan ujian sambil bicara (melafalkan). Jadi gw cukup duduk di hadapan mereka yang sedang menghapal sambil memejamkan mata, dan gw akan hapal bahan ujian scr otomatis. hehehe.

Kalo di kantor ada meeting yang dijadwalkan lewat intranet, biasanya gw bakal pikun dan ga dateng di meeting tersebut. Lain hal kalau gw diundang meeting scr lisan.

Dan gw bisa tahan duduk/ bertelpon ria berjam-jam hanya untuk diam dan mendengarkan curhatan seseorang.
Gw tahan u/ tidak menyela curhatan,,, menunggunya sampai selesai bercerita, br kemudian gw bereaksi (entah kalem atau langsung meledak. hahaha)

Mungkin karena ini beberapa temen jd suka curhat ke gw. Ada beberapa statement mereka yang bikin gw GR dan akhirnya menyadari kelebihan gw ini. Mereka bilang, ga banyak orang yg bisa tahan mendengarkan curhatan dalam waktu lama tanpa bereaksi, dan gw salah satunya. Mereka bilang, kadang2 mereka ga butuh solusi saat curhat,,, mereka cuma butuh didengar. Hmm,, ini ilmu baru buat gw.

Nah, gw pribadi menikmati kegiatan melacur ini (melakukan-curhat-curhatan).
Dengan mendengarkan sekian banyak permasalahan manusia, sbnrnya gw jadi belajar juga. Nggak jarang, temen2 gw ini sebenernya udah tahu solusi atas masalah mereka sendiri, dan mereka cuma butuh tempat untuk melampiaskan uneg2 & marah2. Jd sebenernya saat gw mendengarkan curhatan & omelan mereka, gw sekaligus mempelajari jalan keluar yg mereka pilih dari masalah mereka masing2. Dan hal ini sangat memperluas wawasan gw.

Sayangnya, ada nggak enaknya juga kalo udah terlanjur dicap sebagai pendengar yang baik.
Kadang saat kita butuh didengar, malah ada temen yg dateng/ telpon buat curhat. Yg tadinya gw pengen marah2in orang, malah jadi dengerin omelan orang.

Trus kadang gw curhat sama orang yg salah,,, entah tu orang ember & menyebarluaskan masalah gw,,, atau tu orang tll heboh sampe sll memotong kata2 gw & bereaksi thd setiap kata yg gw ucapkan. Jatohnya, gw bukannya curhat, malah dengerin nasehat2 panjang lebar yg sebenernya gw udah tahu.
Even a good listener need to be listened too, rite?

Nggak enaknya lagi, kalo ada temen yg pengen curhat sementara mood gw sndri lg jelek.
Kasus lain, waktu ada cowok yg gw taksir malah curhat ke gw ttg gebetan barunya. Eeerrrggghhhh,,,, sakeeettt hateeeee.

Yah, gitu deh. Jadi ada enak & ga enaknya juga jd pendengar yg baik.
Tapi bagi gw, ini adalah bakat yg ga dimiliki semua orang. Dan gw hrs mempertahankannya.
Kalo dipikir2 lagi, sbnrnya Allah memediasi keinginan gw dgn memberikan berkah ini kpd gw,,, untuk menjadi lebih berguna bagi sebanyak2 umat,,, setidaknya bagi teman2 terdekat gw dulu.

Ya Allah,,, smg saya bisa terus mjd pendengar yg baik. Amiiiinnn