Hey cinta,
Kamu si pecinta buku dan tukang makan sejati
Kamu si mata elang berkacamata yang pandai mendengar
Kamu yang memiliki banyak kemiripan denganku
Mengapa justru memilih jalan hidup yang berseberangan?
Kenapa kamu yang di barat
justru memilih berlari ke selatan?
Sementara aku yang di timur
melangkah ke utara?
Tapi melihatmu di sisiku dengan pikiran yang menjelajah dunia
Atau mendengar suaramu menceritakan mimpi-mimpimu yang kau relakan karenaku
Hanya akan menyakiti kita berdua
Maka aku melepasmu
Karena bukan cinta namanya jika hanya mengkerdilkan kita
Maka aku melepasmu
Karena yang menjadi milik kita
pasti akan kembali
Dan yang bukan milik kita
memang tidak akan pernah kita miliki
Maka aku melepasmu
Karena dunia ini bulat
Kalau kau terus berlari ke selatan
dan aku ke utara
melampaui artik dan antartika
Bukankah kita bisa bertemu lagi
di suatu tempat di bumi Allah ini?
Maka aku melepasmu
Bukannya tidak cinta
atau tidak ingin bertahan
Karena melepaskanmu terasa sangat menyakitkan
Tapi menahanmu bisa sama pedihnya
Maka aku melepasmu
Karena inilah aku
Dan caraku mencintaimu
Dan saya menyerah
Bukan karena berhenti berharap
Tapi karena saya tahu
Bukan saya yang kamu inginkan
Dan saya berhenti
Bukan karena menyerah untuk berjuang
Tapi karena hati yg tidak pernah menjadi milikku
bukan sesuatu bisa diperjuangkan
Dan saya diam
Bukan karena tidak mau menjawab
Tapi karena saya tidak boleh menjawab
dengan jawaban yg saya inginkan
Dan saya pergi
Bukan ingin melarikan diri
Tapi karena saya tahu
Saya hanya orang yg hadir di saat yang tepat
tapi bukan orang yang tepat
Dan saat orang yg tepat muncul di hadapanmu
Saya hanya akan menjadi penyesalanmu yg terbesar
Karena kejujuran sangat menyakitkan
Tapi kebohongan bisa lebih menggiriskan
Karena membohongi diri sendiri
bahwa tidak cinta kepadamu
hanya bisa saya lakukan
Karena beginilah kita,
Mampu bersisian duduk berdua
Tanpa satu katapun terdengar
Terpaku pada laptop masing-masing
Sambil berselingan mendengar suara Josh Groban kesukaanku,
dan Celine Dion pujaanmu.
Aku tak bicara
bukan karena tak ada cerita
atau mati gaya
Aku hanya merasa sudah nyaman dalam keheninganmu
Tak merasa mati gaya meski tak banyak gaya
tanpa khawatir kau akan menganggapku tak sopan krn mengabaikanmu
Kita tak saling berkata
bukan karena saling membenci
apalagi karena kita sudah saling memahami
juga bukan karena bisa saling membaca hati
Aku hanya merasa hati kita berada lebih dekat
dari yang bisa disampaikan gelombang suara
karena hati sudah saling menyapa, tanpa kata
karena diam menjelaskan hal yg tak bisa dijelaskan dengan kata